Minggu, 09 Desember 2012

Pendidikan Inklusi


Pengembangan Pendidikan Inklusi


Arti dari pendidikan inklusi

Pendidikan untuk semua
Setiap anak berhak untuk mengakses dan mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak
 Belajar hidup bersama dan bersosialisasi
·        Setiap anak berhak untuk mendapatkan perhatian yang sama sebagai peserta didik


Arti dari pendidikan inklus

Pendidikan untuk semua Pengembangan Pendidikan Inklusi
·        Setiap anak berhak menyatu dengan lingkungannya dan menjalin kehidupan sosial yang harmonis
 Penerimaan terhadap perbedaan
·        Setiap anak berhak dipandang sama dan tidak mendapatkan diskriminasi dalam pendidikan

“Children who learn together.. learn to live together.”
(Marsha Forest)
INKLUSI adalah….
Filosofi – Nilai – Sikap - Metode
INKLUSI bukan sekedar tempat….
MITOS : Inklusi hanya pada satu elemen pendidikan saja
FAKTA : Inklusi pada semua elemen pendidikan
MITOS : Inklusi hanya untuk anak hambatan mental
FAKTA : Inklusi dapat dikenakan untuk semua hambatan
MITOS : Inklusi dilakukan pada satu periode saja
FAKTA : Inklusi dapat secara berkesinambungan



Keuntungan Program Inklusi

Anak dengan Kebutuhan Khusus
 Terhindar dari label negatif
 Anak memiliki rasa percaya diri

 Memiliki kesempatan menyesuaikan diri
 Anak memiliki kesiapan menghadapi kehidupan nyata

Anak Tanpa Kebutuhan Khusus
Belajar mengenai keterbatasan tertentu
 Mengetahui keterbatasan/keunikan temannya

 Peduli terhadap keterbatasan temannya
 Dapat mengembangkan keterampilan sosial

 Berempati terhadap permasalah temannya
 Membantu temannya yang kesulitan



Ciri Anak dengan Kebutuhan
Khusus

Tidak ada bedanya anak yang terlalu pintar ataupun terlalu bodoh..Mereka semuanya membutuhkan perhatian dan pengertian
(John Clark)

Jenis Keterbatasan Anak

1. Permasalahan Fungsi Pikir

 Hambatan Kesukaran Belajar. Kesulitan memahami,
mengingat, menghitung, membaca

 Hambatan Pemusatan Perhatian. Hiperaktif, perilaku
yang tidak sesuai situasi, mencari perhatian, menyela
pembicaraan, perilaku berlebihan

 Hambatan Berbicara & Berkomunikasi. Gagap,
kesalahan pengucapan, cedal, sulit menangkap percakapan

2. Permasalahan Fungsi Sosial dan Perilaku

 Hambatan Emosi & Perilaku. Suasana hati berubah
cepat, agresif, memukul, berteriak, mengejek
 Autis. Minim kontak sosial, menyendiri, gerakan tak lazim



4. Peranan Guru
[ Co-Teaching Model ]

One Teacher-One Support
 Satu guru dan satu orang guru pendukung (guru
terlatih/psikolog) bertanggung jawab pada satu kelas

Parallel Teaching Design
Guru membagi kelas menjadi dua kelompok. Satu kelompok
oleh guru biasa dan satu kelompok untuk guru pendukung

 Station Teaching
 Satu materi satu guru sehingga terjadi perputaran dalam
mengajar. Semua guru diharapkan memahami perkembangan
anak berkebutuhan khusus

 Team Teaching
 Pendidik dan pendukung bersama mengisi pertemuan di kelas
Pengelolaan Kelas Inklusif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini